Halaman

Jumat, 23 Desember 2011

TEATER GEMA

TEATER GEMA

TINGKATKAN SDM, TUMBUHKAN REGENERASI

Ada hal yang berbeda dari teater gema belakangan ini, setelah sukses menggelar pentas bersama dengan komutitas teater sabili dari STSI Bandung dengan tema ‘’Jabat Erat Teater’’. Selang empat hari UKM bersimbol huruf G itu mengadakan pelatihan peningkatan SDM bagi anggotanya sendiri, hal ini dimaksudkan untuk memperdalam pengetahuan yang lebih mendalam dari unsur kesenian teater, pelatihanya lebih spesifik pada bidang tertentu setiap anggota hanya diperbolehkan mengikuti salah satu bidang dari beberapa bidang yang di latihkan, agar kemampuan yang didapat lebih spesifik dari pelatihan job disk yang diikuti. lebih dari itu pelatihan ini bertujuan untuk proses regenerasi dalam tubuh teater gema, biar bagaimanapun juga anggota mudalah yang akan meneruskan tonggak perjuangan UKM mempunyai sanggar d Pkm lantai dasar itu. Pelatihan diikuti oleh sebagian besar anggotanya sendiri dilaksanakan di rumah Ibrahim, minggu(26/6) Mranggen, Demak. Dari bidang yang dilatihkan antara lain keaktoran, jurnalistik, penyutradaraan, aritstik panggung, kepenulisan, make up+kostum dan menejemen.

Pemateri yang didatangkan untuk mengisi materi kebanyakan dari senior UKM yang mempunyai slogan ‘’perjuangan adalah pelaksanaan kata-kata’’ itu sendiri, seperti Turrohmad S.pd yang mengisi bidang keaktoran. M. zaeny S.pd yang akrab dipanggil dengan sebutan Jessy itu melatih menejemen produksi, sedangkan khoiri abdillah S.pd yang juga ketua teater Nawiji memegang pelatihan penyutradaraan. Selain tu ada juga pemateri yang didatangkan dari luar dan sudah erat dengan anak-anak gema sendiri seperti kang bowo yang mengisi materi pelatihan artistik panggug, muhajir selaku dosen kepenulisan IKIP PGRI Semarang memberikan pengarahan kepenulisan.

Pelatihan seperti ini memang baru kali pertama diadakan oleh Teater Gema dengan pelatihan seperti ini setiap saudara teater gema diharapkan bisa lebih intensif mendalami setiap unsur job disk dalam pengelolaan dan persiapan sebuah pementasan, sekaligus pembekalan pengelolaan jangka panjang bagi teatert gema. Ungkap: Ibrahim Bra selaku ketua teater gema. Selain itu, tambahnya: dari kegiatan ini SDM mereka bisa lebih meningkat dalam hal kesenian teater dan kelak mereka ketika menjadi penerus kami yang sudah semester matang, mereka bisa lebih professional dan produktif.

Proses regenerasi memang penting Karena keberhasilan setiap kelompok tidak hanya berhasil satu generasi saja namun juga berhasil menumbuhkan bibit-bibit baru yang bisa meneruskan langkah-langkah kedepan. Teater gema selaku UKM kesenian dari kampus keguruan IKIP PGRI Semarang mempersiapkan para anngotanya untuk menjadikan generasi yang mumpuni, Untuk meraih pencapaian yang baik tentunya juga dilakukan persiapan dengan baik pula. berfikir dari hal itu kami ingin mempersiapkan amunisi yang lebih dahsat lagi untuk perjalanan teater gema mendatang.

Dari beberapa peserta pelatihan, try sudaryono yang mengikuti pelatihan penyudtradaraan mengungkapkan: saya berterima kasih pada ketua teater gema yang mengadakan kegiatan seperti ini, kegiatan ini seperti worksob yang kedua. bedanya jika worksob dulu saya diberikan pembekalan materi dasar serta sebagai sarat awal untuk menjadi anggota teater gema, sedangkan dari kegiatan ini saya lebih fokus mendalami bidang penyutradaraan lebih jauh lagi, sekaligus mempraktikkan materi yang telah saya dapat dengan pementasan yang saya sutradarai sendiri. Jujur baru kali pertama ini saya dalam pementasan bertindak sebagai seorang sutradara, berbagai perasaan bercampur dalam benak saya. Namun saya bangga dengan apa yang telah saya pentasakan meski ada beberapa hal yang perlu dibenahi. Dan saya berharap akan bisa menjadi sutradara yang cerdas dan kreatif dan menjadi penerus teater gema yang mumpuni, seperti para senior –senior saya.

Pelatihan peningkatan SDM para anggota teater gema mendapatkan banyak apresiasi dari banyak pihak, terlebih dari kalangan pesertanya sendiri yang juga sauadra di UKM teater Gema. Dengan agenda semacam ini mereka punya gambaran dan pegangan jika kelak estafet teater gema dibebankan dipundak mereka.(Arifin Oce)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar